Kebakaran Hutan di Indonesia

08.48




Kebakaran Hutan di Indonesia

Sepertinya bencana di negerii ini tak habis habis. Seperti kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan terjadi hampir tiap tahun. Dan kebakaran hutan tahun 2015 ini luar biasa... bukan saja di Pulau Sumatera dan Kalimantan saja tapi terjadi juga di Pulau Jawa,  Sulawesi bahkan hutan di Papua juga terjadi kebakaran.

Menurur Badan Nasional Penanggulangan Bencana, BNPB,  sebaran asap dari Sumatera dan Kalimantan semakin meluas sehingga, berdasarkan laporan BMKG, pantauan satelit Himawari menunjukkan asap tipis-sedang menutup Laut Jawa dan sebagian Jakarta.

Sebelumnya, asap telah menyebabkan kualitas Filipina, Malaysia, Singapura, dan menimbulkankrisis kabut asap terburuk di Thailand.

Pusat Data Informasi dan Humas BNPB memberikan  pernyataan resmi yaitu ada 10 korban tewas akibat kabut asap di Sumatera dan Kalimantan, baik lewat dampak langsung maupun tidak langsung.

Ada dampak langsung  korban yang meninggal saat memadamkan api lalu ikut terbakar, sedangkan tidak langsung adalah korban yang sakit akibat asap, atau sebelumnya sudah punya riwayat sakit lalu adanya asap memperparah sakitnya.

Data BNPB juga mencatat ada 503.874 jiwa yang menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA)‎ di 6 provinsi sejak 1 Juli-23 Oktober 2015.
Sejauh ini, penderita ISPA terbanyak ada di provinsi Jambi dengan 129.229, lalu di Sumatera Selatan dengan 101.333, di Kalimantan Selatan ada 97.430 penderita ISPA, 80.263 penderita di Riau, 52.142 di Kalimantan Tengah, dan 43.477 di Kalimantan Barat.
Menurut BNPB, setidaknya ada 43 juta penduduk Indonesia yang terpapar pada kabut asap.. !

Amat sangat memprihatinkan akibat kebakaran hutan yang katanya akibat musim panas yang berkepanjangan.. namun ada juga yang berpendapat sengaja dibakar untuk buka lahan baru untuk perkebunan.

Kemungkinan jumlah penderita akibat kebakaran hutan ini yang sebenarnya lebih daripada itu karena sebagian masyarakat sakit tidak berobat ke Puskesmas atau rumah sakit. Mereka berobat mandiri sehingga tidak tercatat.
Sementara itu, BNPB memperkirakan ada lebih dari 43 juta jiwa penduduk terpapar oleh asap. Data ini hanya dihitung di Sumatera dan Kalimantan dan dianalisis dari peta sebaran asap dengan peta jumlah penduduk.
Dan menurut BNPB dengan skala kebakaran yang demikian luas tidak mungkin 1-2 minggu ke depan akan padam.

Mari kita doakan untuk saudara saudara kita yang terkena dampak langsung dari kebakaran hutan itu, semoga bisa teratasi segera.

Dan mereka yang membakar hutan dengan sengaja semoga ditangkap dan dihukum sesuai perbuatan mereka.

0 komentar:


Select Your Language

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Arsip Blog :



penjelajah