Mesin Pencari Memex

00.13


Mesin pencari yang baru ini agak aneh namanya ditelinga kita, namanya Memex. Dan bagaimana sebenarnya cara kerja dari layanan yang dinamakan Memex ini?

Sebagai mesin pencari, layanan yang namanya diambil dari kombinasi Memory dan Index ini sejatinya dapat digunakan untuk mencari hal apa pun. 

Akan tetapi, sang pembuat layanan ini, Christopher White, ingin Memex fokus membantu memerangi berbagai macam bentuk tindak kejahatan, terutama untuk masalah prostitusi online dan perdagangan manusia.

Cara kerja dari sistem ini cukup rumit. Sistem Memex bertugas mengisi basis data miliknya dengan cara menyisir semua informasi yang ada di dunia maya.

Berdasarkan iklan tersebut, sistem akan mengambil informasi seperti nomor telepon, gambar, dan juga lokasi metadatanya. Dengan data yang dihimpun ini, diharapkan pihak berwenang dapat dengan mudah memetakan lokasi kejahatan.

Berbeda dengan hasil pencarian yang ditawarkan oleh Google, Bing, dan Yahoo, yang didasarkan pada iklan dan ditampilkan secara linear berdasarkan algoritma mesin pencari, Memex akan menyajikan informasi ke dalam bentuk infografis yang canggih, yang informasi itu sulit ditemukan oleh Google.

Saat ini, Memex tersedia secara gratis dan tersedia untuk diakses oleh publik.

White pun berencana untuk lebih mengembangkan sistem Memex untuk memerangi terorisme, dan kejahatan internasional.

Wah sungguh suatu penemuan yang luar biasa, dan semoga bisa bermanfaat untuk hal hal yang baik.



Save KPK

02.49


 
Upaya Penghancuran KPK Makin Sistematis

Komisi Pemberantasan Korupsi kembali mendapat serangan. Setelah Bambang Widjojanto dikriminalkan, giliran Adnan Pandu Praja juga Wakil Ketua KPK dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Mabes Polri.


Todung Mulya Lubis, menilai laporan Mukhlis merupakan bagian dari upaya melemahkan KPK. “Pelemahan itu sistematis.

Bambang Widjojanto, yang kini menyandang status tersangka di Mabes Polri, menyatakan serangan bertubi-tubi terhadap KPK bukan lagi upaya pelemahan, melainkan penghancuran. “Mungkin harus dinaikkan satu level, ya. Ini pelemahan atau penghancuran, sih?” katanya, Sabtu 24 Januari 2015.

Ihwal kasus yang kini mengancam Bambang dan Adnan Pandu, Andi mengatakan Presiden memerintahkan Polri agar kasus itu berjalan sesuai dengan aturan hukum. “Tak boleh ada manuver.”

AirAsia Ditemukan

18.28



Tim SAR yang menyisir disekitar lokasi jatuhnya AirAsia QZ8501 telah menemukan "empat obyek besar".
Kepala Basarnas Bambang Soelistyo mengatakan robot air telah diturunkan untuk mengambil gambar obyek besar ini.
Sementara itu, pejabat BMKG Profesor Edvin Aldrian mengatakan cuaca buruk merupakan 'faktor terbesar' di balik jatuhnya pesawat.
Pesawat AirAsia QZ8501 hilang kontak hari Minggu (28/12) lalu dengan 162 penumpang dan awak saat dalam perjalanan dari Surabaya ke Singapura.
Sejauh ini 30 jenazah telah ditemukan. Bagian utama pesawat Airbus A320 itu belum ditemukan.
Bambang Soelistyo mengatakan Sabtu (03/01) bahwa obyek besar ditemukan melalui sonar dari kapal Angkatan Laut.
"Sampai detik ini, melalui kapal Geo Survei, total kita temukan empat bagian besar dari pesawat yang kita cari," kata Bambang.
"Kami temukan tumpahan minyak dan obyek besar pada pukul 23:40 semalam (Jumat). Saya yakin ini bagian dari pesawat AirAsia yang hilang," katanya.
pencarian
Pencarian puing dan korban AirAsia QZ8501 terhambat cuaca buruk.
Ia mengatakan bagian yang lebih besar berada pada kedalaman laut namun arus keras menyebabkan operasi pencarian bawah laut sulit.
"Keempat obyek ini seluruhnya ada di daerah prioritas pencarian yang sudah kita tetapkan dalam dua hari ini," kata Bambang.
"Saat saya bicara, kami menurunkan ROV (remotely operated underwater vehicle) untuk mengambil foto obyek yang terdeteksi di dasar laut. Semua pada kedalamam 30 meter."
Sebelumnya, Basarnas mengumumkan temuan dua obyek besar.
Analisa awal BMKG menyebutkan kondisi cuaca saat pesawat hilang kontak menunjukkan pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu terbang saat terjadi badai.
"Data menunjukkan pada lokasi terakhir pesawat, cuaca sangat buruk dan hal itu merupakan faktor terbesar dalam kecelakaan pesawat," kata Profesor Edvin Aldrian, kepala penelitian BMKG.
Harapan kita semua adalah semoga semua korban bisa ditemukan.


Ditemukan Planet Mirip Bumi

03.29



Mungkinkah ada kehidupan lain diluar angkasa sana yang mirip dengan kehidupan  di Bumi kita?


Telah ditemukan sebuah planet baru yang  memiliki iklim yang sama dengan bumi dan dapat mendukung kehidupan . Planet iini  mengorbit dekat dengan matahari

Tim ahli Astronomi dari Jerman  ini menemukan tiga planet baru yang mengorbit pada jarak 44 tahun cahaya dari bumi. Namun hanya satu planet yang berada pada Zona Goldilocks, di mana berada di sekitar matahari yang suhunya tidak terlalu panas dan dingin, serta memiliki kandungan air.

Planet yang  diberi nama  HD 40307g ini adalah bintang katai tua (old dwarf star) yang sempurna dan tenang. Jadi planet itu memiliki iklim yang sama dengan bumi," kata Guillem Angla, dari Universitas Goettingen Jerman, yang memimpin penelitian bersama Mikko Tuomi dari Universitas Hertfordshire Inggris, dilansir dari Reuters.

Planet ini memiliki berat sekitar tujuh kali lebih besar dari bumi dan mengorbit pada jarak sama dari matahari. Sehingga planet baru ini dapat menerima sejumlah energi dari matahari sama seperti yang didapatkan bumi.

Sudah lebih dari 800 planet yang telah ditemukan di luar tata surya sejak pertama kali terdeteksi pada awal tahun 1990-an. Tapi hanya sedikit planet yang masuk ke dalam zona layak huni. Bahkan sangat jarang planet yang ditemukan pada zona memutar (beda waktu siang dan malam)

Tapi tidak dengan yang satu ini. Planet ini memiliki waktu siang dan malam dan membentuk lingkungan yang sama dengan bumi.

"Ini adalah planet yang paling dekat dengan bumi dan berada pada zona layak huni," kata Hugh Jones, Astronom dari Universitas Hertfordshire.

"Selain itu planet ini juga berada pada orbit yang sebanding dengan bumi. Sehingga meningkatkan kemungkinan bahwa planet ini layak huni," kata Hugh Jones.

Penemuan yang dilakukan para astronom ini telah diresmikan dalam sebuah makalah penelitian di Jurnal Astronomi dan Astrofisika dengan mengambil data dari spektograf HARPS, yang didapat dari European Southern Observatory telescope di La Silla, Gurun Pasir Atacama, Chili.

Perangkat HARPS mampu menangkap perubahan kecil pada warna cahaya yang berasal dari planet baru tersebut, yang merupakan pengaruh dari gravitasi planet yang sedang mengorbit.

Tim ini menggunakan teknik baru untuk mendapatkan sinyal yang berasal dari planet baru tersebut. "Ini secara signifikan meningkatkan sensitivitas kami dan memungkinkan kami untuk mengungkapkan tiga planet lain di sekitar planet baru itu," kata Mikko Tuomi dari Universitas  Hertfordshire Inggris. 

Mungkinkah penemuan ini bisa menjawab kemungkinan adanya kehidupan lain diluar angkasa sana yang mirip dengan kehidupan  di Bumi kita? Benarkah ada mahluk luar angkasa yang mirip dengan manusia?...






Select Your Language

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Arsip Blog :



penjelajah